Epicor Product Management di Epicor ERP Kinetic dibangun untuk menjadi pusat kendali data produk dan histori proses. Tujuannya jelas: memastikan semua fungsi yang menyentuh produk, engineering, procurement, produksi, quality, hingga sales, bekerja pada satu sumber data yang sama, dengan kontrol revisi dan jejak audit yang jelas.
Bagi Kano (KANO) sebagai konsultan Epicor Indonesia, area Product Management ini adalah “center of gravity” yang menentukan stabil atau tidaknya operasional. Jika fondasinya benar, modul lain seperti Planning, Production, Quality, dan Supply Chain akan jauh lebih mudah mencapai targetnya.
Apa yang Dimaksud Product Management di Epicor Kinetic
Product Management berperan sebagai hub untuk data proses dan data produk. Epicor Kinetic mengkonsolidasikan struktur produk, metode manufaktur, revisi engineering, dokumen teknis, integrasi CAD, hingga costing dan konfigurasi produk ke dalam satu alur kerja yang terkontrol. Hasil yang diharapkan bukan sekadar data rapi, tetapi percepatan launch produk, kualitas yang lebih konsisten, dan efisiensi engineering yang lebih tinggi.
Fitur Kunci untuk Menjaga Data Produk Tetap Konsisten
Bill of Materials dan Methods of Manufacturing yang Terkontrol
Epicor mendukung BOM single-level dan multi-level, termasuk visibilitas end-to-end untuk kebutuhan assembly, planning, scheduling, dan costing. Untuk tim engineering, kemampuan visual tree dan mekanisme drag-and-drop mempercepat pembuatan serta perbaikan struktur BOM. Dalam skenario multi-plant, BOM dapat dikelola per plant agar pilihan “di mana diproduksi” bisa lebih cost-effective. Epicor juga menyediakan opsi alternate BOM untuk substitusi material atau komponen, sehingga Anda tidak perlu membuat struktur baru hanya untuk variasi yang kecil.
Routing yang Konsisten Sampai ke Shopfloor
Routing yang detail meningkatkan akurasi planning, scheduling, dan costing. Yang paling penting adalah pengelolaan perubahan routing menjadi lebih sederhana, karena update dapat diteruskan secara sistematis sehingga operator melihat informasi terbaru seperti production notes, standar, dan kebutuhan resource. Epicor juga mendukung berbagai standar produksi berbasis waktu serta opsi dimensional planning untuk kebutuhan tertentu.
Engineering Change dan Revision Control yang “Closed-Loop”
Di banyak pabrik, perubahan engineering sering “berhenti” di email. Epicor menyediakan mekanisme engineering change dan revision control untuk menutup proses perubahan secara end-to-end, termasuk workflow review dan approval, kontrol check-out/check-in, security, serta analisis biaya saat proses engineering berjalan. Dengan engineering workbench, engineer dapat mengelola ECO, memelihara BOM dan routing, melakukan what-if, dan tetap bisa drill-down ke data terkait seperti job, inventory, sales order, dan quote.
Document Management yang Terhubung ke Transaksi
Epicor mendukung attachment drag-and-drop pada record dan proses bisnis. Yang krusial, attachment untuk BOM dan komponen dapat “mengalir” ke planning dan pada akhirnya ke produksi, sehingga dokumentasi proses dan produk ikut terkendali per revisi dan per production run. Untuk kebutuhan repository yang lebih enterprise, Epicor ECM menyediakan versioning dan kontrol dokumen yang lebih kuat, termasuk role-based access.
CAD Integration untuk Mengurangi Duplikasi Input
Untuk organisasi yang ingin mempercepat aliran data dari engineering desktop ke procurement dan manufaktur, integrasi CAD memungkinkan BOM revision didorong ke Kinetic tanpa engineer harus keluar dari lingkungan CAD. Ini menurunkan risiko kesalahan input manual dan mempercepat transisi desain ke eksekusi.
PLM/PDM untuk Digital Thread yang Lebih Utuh
Untuk perusahaan yang “design what they manufacture”, PLM/PDM membantu membangun digital information twin dari produk, mulai dari inception sampai service delivery. Salah satu pendekatan yang disebut dalam ekosistem Epicor adalah PRO.FILE by Revalize, yang berfungsi sebagai backbone dokumentasi dan workflow teknis, terintegrasi dengan Kinetic untuk mengurangi input BOM manual dan menjaga pertukaran data dua arah yang lebih konsisten.
Product Costing yang Lebih Bisa Dipertanggungjawabkan
Profitabilitas manufaktur sangat ditentukan oleh costing yang presisi. Epicor mendukung bucket biaya terpisah seperti material, labor, burden, subcontract, dan material burden. Metode costing juga fleksibel, termasuk average, lot, last, FIFO, dan standard. Dengan costing workbench, perusahaan dapat melakukan cost rollup, meninjau variance sebelum memposting cost table baru, serta mengelola effective date agar perubahan biaya tidak “mengacaukan” laporan.
Product Configuration untuk Produk Custom dan Dimensional
Untuk produk yang highly configurable, product configurator berbasis Q&A membantu tim sales dan engineering menjaga konsistensi konfigurasi, mempercepat quotation, dan memastikan detail manufaktur mengalir ke procurement serta produksi setelah order dikonfirmasi. Ini sangat relevan untuk perusahaan yang bermain di varian produk tinggi dan tekanan lead time penawaran.
Dampak Bisnis yang Biasanya Paling Cepat Terlihat
Jika Product Management ditata dengan benar, perusahaan biasanya merasakan perbaikan pada tiga area. Engineering change menjadi lebih terkendali dan mengurangi rework. Akurasi planning dan costing meningkat karena BOM dan routing stabil. Kecepatan launch produk naik karena dokumentasi dan integrasi data lebih rapi. Ini adalah efek domino yang secara langsung memperbaiki margin dan delivery performance.
Pendekatan Kano (KANO) agar Implementasi Tidak Berhenti di “Data Entry”
Kano biasanya mengeksekusi Product Management dengan prinsip governance-first namun tetap pragmatic. Kami mulai dari standardisasi struktur BOM, aturan revisi, dan definisi routing yang benar-benar dipakai shopfloor. Berikutnya, kami menutup engineering change workflow dan kontrol dokumen agar perubahan tidak lagi “nyasar”. Setelah fondasi kuat, barulah organisasi scale-up ke costing workbench, CAD integration, serta product configurator untuk akselerasi quotation dan order execution.